CTC Therapy Masuk Universitas Diponegoro

CTC Therapy Masuk Universitas Diponegoro

Surakarta, bertempat di Hotel Lor Inn (16/03/2019), telah dipaparkan CTC Therapy di depan para Dekan Universitas Diponegoro Semarang, dalam tajuk Conflict Resolution dengan CTC dengan Nara sumber Jumala Multazam sebagai founder CTC Therapy, dan dihadiri oleh 10 Dekan, empat di antaranya adalah Guru besar di Undip, yakni Prof. Retno Saraswati, Prof Endang, Prof, Widowati, dan Prof Moch. Agung Wibowo.

Dalam pemaparannya, Jumala menyampaikan bahwa tidak ada konflik terjadi di antara dua orang atau lebih kecuali ada kontribusi dari semua pihak di antara mereka, meski kadarnya berbeda-beda. Karena itu ketika salah satu dari mereka yang trlibat konflik itu berhenti, maka kadaan pasti akan berubah menjadi lebih baik.

Selanjutnya Jumala juga menjalaskan bahwa, konflik yang berkepanjangan yang seperti seolah tidak ada ujungnya biasanya disebabkan karena pihak-pihak yang berkonflik secara sadar atau tidak, mereka tidak mau saling mengalah atau sengaja berhenti. Kondisi seperti ini ibarat mata rantai yang saling terkait satu sama lain, dan konflik itu terus berputar melaui mata rantai-mata rantai itu. Untuk keluar dari konflik adalah, salah satu harus secara sadar berhenti dari konflik tersebut sehingga mata rantainya terputus.

Untuk secara sadar berhenti dari konflik diperlukan kerelaan dan kemauan untuk berhenti, lalu melakukan terapi CTC untuk membantu bisa menerima keadaan dan kenyamanan dalam perasaan. Saat itu maka terputuslah rantai konflik. Jika pemutusan rantai konflik dilakukan oleh pimpinan maka hal ini akan sangat cepat mengubah keadaan. Demikian pungkas Jumala.

Acara ini merupakan bagian dari acara "Performance Building Of Deans to support UNDIP toward top 500 World Class University" (Adm)